Selasa, 29 Maret 2011

Strategi dan perencanaan pembangunan ekonomi yang akan datang




  Strategi dan perencanaan pembangunan ekonomi indonesia di masa yang akan datang mengacu pada Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) mengamanatkan agar pembangunan wilayah Indonesia dapat dilaksanakan secara seimbang dan serasi antara dimensi pertumbuhan dengan dimensi pemerataan, antara pengembangan Kawasan Barat dengan Kawasan Timur Indonesia, serta antara kawasan perkotaan dengan kawasan perdesaan. Hal ini dimaksudkan agar kesenjangan pembangunan antar wilayah dapat segera teratasi melalui pembangunan yang terencana dengan matang, sistematis, dan bertahap.
Beberapa strategi tersebut adalah sebagai berikut :
- Kerjasama antar wilayah (antar propinsi, kabupaten maupun kota-kota pantai, antara kawasan perkotaan dengan perdesaan, serta antara kawasan hulu dan hilir) sehingga tercipta sinergi pembangunan kawasan pesisir dengan memperhatikan inisiatif, potensi dan keunggulan lokal, sekaligus reduksi potensi konflik lintas wilayah
- Orientasi pembangunan Indonesia ke depan adalah keunggulan sebagai negara maritim. Wilayah kelautan dan pesisir beserta sumberdaya alamnya memiliki makna strategis bagi pembangunan ekonomi Indonesia,karena dapat diandalkan sebagai salah satu pilar ekonomi nasional.
- Ancaman dan peluang dari globalisasi ekonomi terhadap Indonesia yang terutama diindikasikan dengan hilangnya batas-batas negara dalam suatuproses ekonomi global. Proses ekonomi global cenderung melibatkan banyak negara sesuai dengan keunggulan kompetitifnya seperti sumberdaya manusia, sumberdaya buatan/infrastruktur, penguasaan teknologi, inovasi proses produksi dan produk, kebijakan pemerintah, keamanan, ketersediaan modal,jaringan bisnis global, kemampuan dalam pemasaran dan distribusi global.





KEADAAN GEOGRAFIS,KEDUDUKAN,MATA PENCAHARIAN & PARIWISATA DIDAERAH KALIMANTAN
  • keadaan geografisnya:  kalimantan merupakan pulau ketiga terluas di dunia setelah irian dan greenland, bagian utara serawak dan sabah merupakan wilayah malaysia yang berbatasan langsung dengan pulau kalimantan indonesia dan brunei,  Kesuburan tanah di pulau kalimantan termasuk kurang jika di bandingkan dengan jawa dan sumatera. Pulau kalimantan diliputi hutan tropik yang lebat seperti pulau sumatera. Secara geografik pulau kalimantan stabil, relatif aman dari gempa bumi vulkanik dan tektonik. Kalimantan di lintasi dengan garis khatulistiwa yang membagi kalimantan bagian utara dan selatan. Pulau kalimantan terbagi menjadi 4 provinsi yaitu kalimantan barat, tengah, selatan, timur.
  • Penduduknya: Persentase penduduk pulau kalimantan sekitar 6% dari 237.556.363 jiwa penduduk di indonesia. Pertumbuhan penduduk di pulau kalimantan terus meningkat dari tahun-ketahun, pertumbuhan yang paling pesat adalah dikalimantan tengah. Namun meskipun pertumbuhan penduduknya pesat namun masih banyak penduduk yang miskin di pulau ini yaitu sekitar 25,4% dari.jumlah penduduk
  •  Mata pencaharian: Mata pencaharian pulau kalimantan sangat beragam. Dibidang pertanian yaitu tani padi, jaguing, kedelai. dll. Perkebunan (kelapa sawit). Seni dan budaya ( tari monong/tari penyembuhan, (tari pingan/ tari untuk bersyukur, tari jonggan/tari untuk memperluas pergaulan,).dll. Alat musik (gong, rebab) dll. Senjata tradisional (keris,tombak)dll.Sastra llisan(bekana, bejandeh, nyangahatn), kerajinan tangan(tikar lampit, ukir-ukiran, kacang uwoi, takung darok). kue tradisional(lemang, lemper,lepat,jimut)dll. Masakan tradiainonalnya salah satunya masakan asam pedas di daerah pontianak.
  • Pariwisata: dikalimantan timur: Hutan Lindung, Sungai Wain, pantai Manggar Segarasari, bukit batu, pesona bukit kahyangan, dan kedaton kutai kartanegara yang merupakan istana milik sultan kutai kartanegara. dan masih banyak lagi tempat wisata lainya dipulau kalimantan.
Jika ditinjau dari keadaan geografis, mata pencaharian dan pariwisata perekonomian di pulau kalimantan sudah cukup pesat namun berdasarkan data yang diperoleh masih banyak penduduk miskin di pulau ini maka dari itu strategi dan perencanaan yang perlu dilakukan adalah meningkatkan pendapatan masyarakat kalimantan melalui perbaikan kinerja masyarakat dan penambahan fasilitas dan sarana-prasarana untuk meningkatkan kesejahteraan. Dan tingkat pertambahan pendapatan pulau kalimantan akan menambah pendapatan nasional indonesia. Jadi strategi dan perencanaan pembangunan ekonomi di indonesia untuk masa yang akan datang adalah dengan mengkoordinasikan seluruh kegiatan daerah atau pulau-pulau yang ada di indonesia dengan memberikan penyuluhan untuk meningkatkan perekonomian di setiap daerah yang bertujuan untuk meningkatkan investasi dan mengurangi konsumsi sehingga pendapatan negara indonesia bisa meningkat dan masyarakatnya sejahtera.
SUMBER:
http://katabagikita.blogspot.com/2011/03/strategi-dan-perencanaan-pembangunan.html
http://whindajuli.blogspot.com/2011/03/bagaimana-strategi-perencanaan.html 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar